Friday, 20 November 2015

Awas! Semakin Lama Menunda Pernikahan, Semakin Tinggi Reskio Perceraian.

DANGDUTBERISIK.com - Renca menikah setiap orang berbeda-beda. Ada yang nunggu sampai umur 25 tahun ada juga yang nunggu hingga mapan terlebih dahulu. Hal itu sah-sah saja kok, namun ada penelitian yang cukup menarik. Apa itu? Berikut penjelasannya.

Menurut Jazebel, seorang psikolog dari Unvierity of Utah bernama Nicholas Wolfinger, merumuskan bahwa jika seorang wanita menikah di usia 20 tahun, maka ia akan memiliki kemungkinan untuk bercerai 50% lebih besar daripada ia menikah di usia 25 tahun.

Kesimpulan itu didapatkan Wolfinger dengan cara mengambil data dari National Survey of Family Growth dari tahun 2006 hingg 2010.

Kemudian, jika menikah di usia 25 tahun, resiko perceraian dapat berkurang 11%. Akan tetapi, semakin tua juga tidak baik. Diusahakan maksimal menikah di usia 32 tahun. Karena, jika melebihi usia 32 tahun, resiko perceraian akan bertambah 5%.

Dengan kata lain, semakin menunda pernikahan, seorang wanita menikah setelah usia 30 tahun, ia akan memiliki hubungan yang lebih kompleks dengan mantan-mantannya, dan dapat memicu terjadinya perselingkuhan.

Hmmm, itu adalah salah satu hasil survey ya. Boleh percaya, boleh tidak. Kalau menurut kamu gimana?


EmoticonEmoticon